Wednesday, June 27, 2012

5 Bahan Makanan yang Dilarang Dibeberapa Negara

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM}: Lain negara, lain pula kebiasaan. Pun termasuk didalamnya, selera mengenai makanan beserta bahan-bahan yang menyertainya. Dibeberapa negara, bahan makanan tertentu menjadi begitu favorit dan malahan juga menjadi hidangan tradisional. Tapi dinegara lainnya, hidangan tersebut bisa jadi dilarang dan saking seriusnya memiliki konsekuensi hukum yang serius. Simak beberapa bahan makanan yang dilarang di beberapa negara di dunia:

 

1. Saus tomat Usaha Perancis untuk melestarikan makanan tradisonalnya, mungkin harus diapresiasi dengan baik. Bagaimana tidak, untuk urusan saus tomat sekalipun - jika itu “mengancam” kelestarian resep makanan Perancis dikalangan anak-anak sekolah, pemberlakuan laranganpun harus dilakukan. Sebenarnya, larangan itu hanya diberlakukan di sekolah-sekolah, dan anak-anak masih diperbolehkan mengonsumsi saus tomat tersebut sekali dalam sepekan, tapi hanya dengan kentang goreng.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Saus tomat (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

2. Ikan buntal (puffer) Ikan buntal secara umum dipercayai sebagai vertebrata paling beracun kedua di dunia setelah Katak Racun Emas. Organ-organ dalam seperti hati dan kadang kulit mereka sangat beracun bagi sejumlah hewan jika dimakan, namun di Jepang, Cina dan Korea, daging beberapa spesies ikan ini dijadikan sebagai makanan dan disiapkan oleh juru masak yang tahu bagian tubuh mana yang aman dimakan dan seberapa banyak kadarnya. Mungkin karena kandungan racun tetrodotocin-nyalah, penjualan dan konsumsi ikan buntal, atau Fugu dilarang di kawasan Uni Eropa dan di Vietnam antara tahun 2002 sampai 2010 kemarin. Sebabnya, serangkaian kejadian keracunan fatal, menimpa beberapa masyarakat yang telah mengonsumsi ikan jenis ini.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Ikan buntal (puffer) (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

3. Daging kuda Di Indonesia, larangan ini mungkin tidak berlaku. Makanya tak heran penjualan daging kuda di pasaran tradisional dan gerai-gerai sate kuda kian lama kian menjaring pembeli. Tapi tahukah Anda? Dalam sejarah, pernah ada larangan mengonsumsi daging kuda pada tahun 732 ketika kemudian larangan dari gereja diterapkan di seluruh Eropa, yang diikuti oleh Islandia yang melarang pada tahun 1000. Dalam beberapa tahun terakhir juga, penyembelihan daging kuda dilarang di Amerika Serikat selama lima tahun, namun pemerintah Obama mencabut larangan ini pada 2011 lalu. Sama seperti di Indonesia, pongid Italia dan Prancis sangat menyukai daging kuda. Untuk memenuhi permintaan daging kuda yang tinggi di Italia, sekitar 20.000 kuda diimpor dari Eropa Timur setiap tahun, sementara kecintaan warga Prancis pada daging kuda sudah ada selama sekitar 100 tahun lebih. Sebuah rekor ditorehkan pada 1911 ketika 62.000 kuda disembelih untuk dikonsumsi dagingnya.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Daging kuda (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

4. Casu marzu Casu marzu berarti “keju busuk” dalam bahasa Sardinia dan keju ini juga dikenal sebagai keju belatung.Keju ini dilarang dikonsumsi di Uni Eropa, namun dapat ditemukan di pasar gelap di Sardinia, Italia. Keju ini dibuat dengan menggunakan larva dari lalat keju yang termasuk keluarga Piophila casei.Lalat ini dikenal juga dengan istilah cheese skipper. Keju ini berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan sakit perut, muntah-muntah, diare dan intestinal myiasis atau penyakit usus.

Meski demikian, keju jenis ini menjadi bahan makanan tradisional diberbagai desa tradisional di Italia. Dan mereka tidak mengindahkan sedikitpun larangan yang diberlakukan pemerintah apalagi Uni Eropa.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Casu marzu (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

5. Burung ortolan

Burung bunting adalah burung kecil yang kian langka di surroundings aslinya Perancis. Karenanya, perburuan dan penjualan jenis burung kecil asal Prancis ini dianggap ilegal. Namun bagi sebagian warga Perancis sendiri, burung bunting merupakan schedule nikmat yang menggoda. Berbagai restoran mewah yang menyajikan burung bunting secara ilegal, mematok harga per porsinya begitu mahal. Bayangkan burung ini masih sering dijual secara ilegal ke restoran dengan harga sekitar 150 blow (sekitar Rp1,7 juta) per ekor.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Burung bunting (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

Tambahan:

Daun stevia Selain tebu dan aren, ternyata ada satu jenis tanaman lainnya yang dapat dijadikan sebagai sumber pemanis. Tanaman yang dimaksud adalah daun dari pohon stevia. Tanaman ini memang lebih populer di wilayah asalnya, Amerika Selatan, dan juga di aggregation Timur seperti Jepang, China dan peninsula Selatan. Di Paraguay, suku Amerindic Guarani telah menggunakan stevia sebagai pemanis sejak ratusan tahun lalu. Namun, pada 1985 sebuah penelitian yang mengaitkan tumbuhan tersebut dengan masalah kesuburan, akhirnya membuat stevia dilarang untuk dikonsumsi. Adalah India dan Inggris, dua negara yang memberlakukan larangan terhadap tumbuhan itu.(**)

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Daun stevia (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

Sumber: id.she.yahoo.com dan berbagai sumber, uniknya.com, Juni 2012

 


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List