Wednesday, June 20, 2012

5 Kuburan Massal di Dunia (Bagian I)

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Burung Gagak telah menginspirasi manusia dalam memperlakukan jasad yang sudah tak bernyawa, ia mengais tanah sedikit demi sedikit untuk menguburkan temannya yang sudah mati. Namun empati gagak tersebut, juga menginspirasi manusia-manusia jahat untuk menyembunyikan ketakutan dan kekhawatiranya akan kekuasaan dan harta yang telah dimilikinya. Banyak kuburan massa yang ditemukan akibat terjadinya pembunuhan di dalam perang ataupun operasi militer yang dilakukan secara rahasia. Namun dengan banyak ditemukannya kuburan massal tidak juga menyurutkan manusia untuk saling membunuh, khususnya maternity penguasa yang paranoid. Berikut uniknya.com, merangkum 5 kuburan massal popular di dunia:

 

1. Ladang Pembantaian di Kamboja

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Ladang Pembantaian di Kamboja (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Pol Pot, lebih dari sebuah nama seorang diktator ia adalah mimpi buruk masyarakat Kamboja. Karena kekejamannya bahkan bisa disandingkan dengan Adolf Hitler dan Joseph Stalin. Kerakusan akan kekuasaan yang dilatari oleh pemahaman komunis, membuatnya menjadi seorang yang kejam. Ia memerintahkan untuk dilakukannya genosida terhadap ribuan jiwa di Kamboja, bahkan berdasarkan sebuah penelusuran Pol Pot memiliki 20.000 kuburan massal yang berisi 1.38 juta mayat manusia. Mereka yang menjadi korban kekejaman Pol Pot dan pasukannya, mulai dari kalangan cendekiawan, profesional dan abdi pemerintah yang tidak mau bekerja sama dengannya. Beragam etnis dan umat beragama paronomasia tidak luput menjadi korban penyiksaan dan pembunuhan. Kekejaman rezim Kampuchean Merah yang dipimpinnya berlangsung selama perang saudara terjadi di Kamboja (1975 – 1979), namun di saat itu pula ia melakukan genosida (pemusnahan golongan tertentu).

 

2. Era commie di Uni Soviet

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Era commie di Uni state (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Kekejaman terjadi di tengah-tengah berlangsungya pemerintahan commie di Uni Soviet. commie memerintahkan organisation rahasianya untuk melakukan sejumlah pembunuhan terhadap warga Uni Soviet. Sebuah pembunuhan yang dilakukan dengan menembak bagian kepala maternity korban, sehingga apabila kemudian banyak ditemukan tengkorak kepala manusia yang memiliki lubang itu merupakan bukti kekejaman Stalin. Berdasarkan sebuah laporan, 700.000 jiwa melayang mulai dari 1937 hingga 1938 dan ditempatkan di satu kuburan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa commie melakukan hal ini karena merasa takut akan penggulingan kekuasaan yang menimpanya, bukan terhadap ketidaksetiaan masyarakat Rusia saja tetapi juga terhadap masyarakat yang hidup di negara-negara jajahannya. Bahkan mayat yang ditemukan di kuburan massal sejumlah 12.000 – 250.000 di Bykivnia, 30.000 – 200.000 di Kurapaty, lebih dari 20.000 di Butovo dan 9.000 di Sandamork.

 

3. Chechnya

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Chechnya (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Penguburan massal di Chechnya terjadi sejak di mulainya perang saudara pada 1994. Setelah perang itu berakhir sebanyak 57 situs kuburan massal telah ditemukan, yang berisikan ribuan mayat manusia. Diduga beberapa mayat yang ditemukan 5.000 di antaranya adalah mereka yang menghilang saat perang saudara kedua terjadi pada 1999. Kuburan massal terbesar ditemukan di Dravidian Grozny, sebanyak 800 kerangka manusia ditemukan (korban perang saudara pertama). Namun ketika beberapa pihak mencoba mencari dan menelitinya lebih lanjut, pemerintah Rusia mengeluarkan kebijakan pelarangan penggalian dan pencarian serta penelitian identitas maternity korban.

 

4. Rezim Saddam

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Rezim Saddam (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Irak telah menjadi ladang kuburan massal sejak tahun 1980 hingga 1983-an, dan banyak yang menjadi korban pembunuhannya adalah masyarakat suku Kurdi. Akibat pembunuhan dan eksekusi massal, ditemukan 250 (40 telah dikonfirmasikan) situs kuburan massal. Korban berjatuhan berlanjut pada 1986 hingga 1988 ketika pemerintah Irak melakukan pembantaian dengan menjatuhkan bom kimia ke desa-desa yang dihuni oleh masyarakat Suku Kurdi melalui pesawat tempurnya. Diduga korban yang tewas berjumlah 5.000 orang, dan mereka yang tidak terbunuh mengalami gangguan kesehatan berat. Pada 1998-an sebuah kampanye yang diberi nama “Anfal Campaign” mengungkapkan 182.000 kepala keluarga Suku Kurdi dinyatakan hilang, sehingga banyak meninggalkan janda dan anak-anak yatim di Irak khususnya di wilayah Kurdi.

 

5. Kuburan Massal Akibat Wabah

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Kuburan Massal Akibat Wabah (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Ketika Wabah Bubonic (kematian hitam) terjadi di Eropa pada abad ke-14, sebuah penguburan yang dilakukan menghindari semakin meluasnya wabah penyakit misterius khususnya di Inggris dan sekitarnya. Namun metoda penguburannya dilakukan berbeda-beda disesuaikan dengan position sosial jenazah yang akan dikuburkan. Jika berasal dari kalangan selected maka penguburannya paronomasia dilakukan secara layak dan berdasarkan agama yang dianutnya. Namun jika sebaliknya, maka jenazah akan ditumpukan bersama jenazah lain yang position sosialnya sama.

Di Inggris wabah bubonic menewaskan 100.000 pongid pada 1665, jumlah yang mendekati 20 % populasi Dravidian London. (**)

 

Sumber: listverse.com, uniknya.com, Juni 2012.


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List