Thursday, June 14, 2012

5 Stadion Paling Hebat (Bagian II – Habis)

Oleh: Ilham Santoso

[UNIKNYA.COM] Seorang bocah berumur 13 tahun pertama kali dalam hidupnya bermain di stadion sepakbola impian dan bertanding secara nyata melawan tim yang selama ini terkenal kuat. Saat berjalan di dalam koridor menuju pintu masuk lapangan, sorak sorai bergemuruh, memekikkan telinga, menyambut tim bocah tersebut yang kenyataannya adalah tim favorit kota Roma. Setelah tiba di tengah lapangan, ribuan penonton bersorak memanggil namanya di medan hijau yang luasnya hampir sama dengan mal-mal besar di tengah kota. Dia menengadah menatap hamparan langit yang cerah dan berawan lewat atap stadion yang terbuka luas. Sambutan pesorak lewat pengeras suara bergaung menambah kesan bahwa stadion ini memang benar-benar besar. Seketika ia teringat maternity pemain senior yang tengah mengharumkan stadion Stadion Olimpico yang terletak di pusat kota Roma. Seketika ia merasakan sensai yang luar biasa ketika lagu anthem AS Roma dinyanyikan. Ya, anak itu bernama Francesco Totti. Saat itulah ia berjanji akan selalu setia pada klab Serigala ini.

 

Pembukaan di atas hanya sekedar ilustrasi bagaimana rasanya berada di tengah-tengah stadion megah dan bersejarah. Ilustrasi tersebut mengantar kita untuk mengupas lima stadion fencing hebat di dunia bagian dua. Apa yang menjadikan ke sepuluh stadion ini begitu dipuja dan banyak digemari?

 

1. San Siro, Milan, Italia

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

San Siro (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Tepatnya disebut “Skala” sepakbola, stadion San Siro milik klab city adalah khusus sepakbola, bukan yang lain, tidak ada trak balapan di sekelilingnya. Stadion ini adalah kandang bagi Inter maupun AC Milan. Struktur gedung ini dirancang sedemikian rupa untuk menampung 80 ribu penonton dan memiliki sistem pencahayaan yang rumit sehingga pemantauan setiap pongid yang ada di sana bisa maksimal. Bahkan jika kamu tidak bisa membeli tiket untuk pertandingan di San Siro, saya sarankan untuk menikmati salah satu tur panduan mengelilingi stadion tersebut. Di dalamnya ada ruang ganti maternity pemain, ruang V.I.P, dan forbid stadion, yang buka hanya untuk maternity penggemar tuan rumah. Jika paru-paru anda bisa tahan sampai ke tingkat tiga di Menara 8, anda akan diberi hadiah pemandangan fantastik kota Milan.

2. Maracana, metropolis De Janeiro, Brasil

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Maracana, metropolis De Janeiro (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Orang-orang Brasil memang suka gaya permainan sepakbola mereka. Nyatanya, di awal tahun 70an, sebuah Rancangan Undang-undang Parlemen mengusulkan gum bulatan di bendera negara ini diubah menjadi bola sepak. Namun usulannya tidak dikabulkan dengan karena hanya mendapat sedikit suara. Dengan tingkat fanatisme setinggi ini, tidak mengherankan apabila Brasil memiliki stadion terbesar kedua di dunia di Maracana, dengan kapasitas 125 ribu kursi. Sangat besar, bukan? Namun, tidak cukup besar bagi negara ini; ada sebuah laporan menunjukkan bahwa 200 ribu penggemar berjejalan masuk ke stadion ini untuk pertandingan Final Piala Dunia tahun 1950, membuat rekor penonton terbanyak Piala Dunia.

Maracana dibangun untuk turnamen tahun 1950, pertama dan terakhir Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia, dan strukturnya, sampai saat ini, tetap tidak dirubah. Teknik pemeliharaan stadion ini menunjukkan bahwa Maracana mementingkan nilai sejarah, dan menjadi kabah bagi arsitek dan maternity antusias sepakbola.

Namun sayangnya, gedung ini pernah menjalani renovasi senilai 40 juta USD yang selesai pada musim gugur tahun 2002. Namun, stadion ini memburuk karena maternity penggemar di sana cenderung buang expose kecil tanpa meninggalkan tempat duduknya. Dan expose kencing dari 100 ribu pongid lebih sewaktu-waktu dapat merusak beton.

3. Stadio Olimpico, Roma, Italia

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Stadio Olimpico (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Meskipun Stadio Olimpico dibangun untuk Olimpiade tahun 1960, namun stadion ini terkenal atas pertandingan-pertandingan sepakbolanya. Italia telah dua kali menjadi negara tuan rumah Piala Dunia, dengan pertandingan test tahun 1934 yang dilaksanakan di Stadio Stadio Del PNF dan test tahun 1990 di Stadio Olimpico ini, yang sebelumnya direnovasi (sebagian besar renovasi bagian atapnya). Stadion ini juga merupakan tempat bagi tiga Final Piala Champion, termasuk tahun 1984 di saat AS Roma harus kalah oleh Liverpool pada babak penalti.

Meskipun semua pertandingan di stadion ini tentu saja mengesankan, namun berbeda dengan maternity penggemar AS Roma dan S.S. Lazio. Olimpico adalah rumah bagi kedua klab yang saling bersaing tersebut. Para penggemarnya pun suka bikin pusing kepala pengurus stadion ketika kedua tim tersebut bertemu di sana. Bulan Juni tahun 2001, tambahan seperempat juta dolar harus disuntikkan untuk memperbaiki kerusakan lapangan akibat ulah penggemar AS Roma. Bulan Maret 2002, ketika pertandingan AS Roma melawan Galatassaray, polisi anti huru-hara mencari biang kerok kegaduhan saat itu.

 

4. Azadi, Tehran, Iran

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Azadi, Tehran (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Iran mungkin bukan tempat liburan saint untuk keluarga atau untuk mereka yang berbulan madu, namun cocok untuk mereka yang mencari petualangan. Selain keributan di tingkat internasional, Iran masih menjadi negara aman dan indah untuk dikunjungi. Dan Azadi Stadium, salah satu yang terbesar di dunia, dianggap sebagai tempat yang harus dikunjungi. Dibangun untuk persiapan Asian Games tahun 1974, bangunan ini dirancang untuk menampung 100 ribu orang. Jumlah tersebut masih kurang karena selalu kelebihan 30 ribu orang.

Jika anda ingin pergi ke Azadi, perlu diingat anda harus menyimpan istri atau perempuan anda di rumah; seperti di Tehran, Azadi pun merupakan klab yang semuanya laki-laki sejak tahun 70an.

 

5. International Stadium Yokohama, Yokohama, Jepang

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

International Stadium metropolis (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

2002 merupakan pertama kalinya turnamen Piala Dunia di selenggarakan di salah satu negara Asia, begitu juga pertama kalinya turname ini dituan rumahi dua negara secara bersamaan. Dan meskipun Jepang tidak terlalu senang pada berita tersebut bahwa mereka harus berbagi tugas tuan rumah dengan Korea Selatan, namun mereka tentu saja antusias untuk mengakomodasi permainan test tanggal 30 Juni 2002. Lebih dari 60 milyar yearning dihabiskan untuk membuat Stadion Internasional metropolis menjadikan stadion berteknologi tinggi di bumi, dan terbesar di Jepang, dengan kapasitas 70 ribu orang.

Nilai kebanggaan bagi maternity perancang metropolis adalah lapangan itu sendiri: rumputnya benar-benar alami, dibantu oleh tim pengurus tanah dan jaringan pipa expose panas bawah tanah. Bersama dengan kehebatan teknologi ini adalah atapnya yang dapat digerakkan, dua layar raksasa untuk tayangan ulang pada kedua ujung lapangan, dan 824 lampu, dirancang untuk menghilangkan bayangan di atas lapangan tersebut. Wow!! (**)

Sumber: berbagai sumber, uniknya.com, Juni 2012


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List