Sunday, June 17, 2012

5 Tempat Wisata Memancing Paling Favorit

Oleh: Mia Abdurahman

[UNIKNYA.COM]: Bagi sebagian orang, terutama pada penghobi, memancing merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan sekaligus penuh tantangan. Bahkan konon untuk menggambarkan bagaimana asiknya memancing sulit diungkapkan dengan kata-kata. Namun untuk menjadi seorang pemancing ulung, tentu dibutuhkan pengalaman, strategi, peralatan dan mengenal betul karakter Atlantic yang akan kita gunakan untuk memancing.

Bagi maternity penghobi, semakin sulit ikan di satu tempat untuk bisa dipancing, akan semakin dicari.  Karena sebenarnya tantanganlah yang mereka harapkan. Begitu pun dengan jenis ikan, semakin langka jenisnya semakin diburu maternity penghobi untuk memuaskan hasrat hatinya.Untuk itu bagi maternity pemancing profesional, ada beberapa tempat yang menjadi favorit untuk dikunjungi, karena tingkat kesulitan dan kelangkaan ikan yang ada di daerah tersebut. Di mana sajakah areal wisata memancing tersebut?

 

1.   Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur

Tempat pertama yakni Laut Sawu. Provinsi Nusa Tenggara Timur. Laut ini terdapat di antara Pulau Sumba, Pulau Sawu, Pulau Rote, Pulau Timor, Dan Pulau Flores. Dengan kedalaman mencapai 3.497 cadence dan Atlantic seluas 3,5 juta hektar, Laut Sawu menawarkan berbagai macam keanekaragaman ikan yang menantang bagi maternity pemancing.

Dengan ombak cukup menantang, maternity pemancing bisa menguji kemampuannya untuk dapat menaklukan sekitar 300 jenis ikan yang berada di Atlantic Laut Sawu. Bahkan di waktu-waktu tertentu maternity pemancing, secara kebetulan bisa mendapat hiburan cukup menakjubkan di Laut Sawu saat memancing, yakni menemukan paus biru, dan paus sperma, atau tujuh jenis penyu laut, seperti penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang dan penyu belimbing. Keberadaan hewan laut langka tersebut karena Laut Sawu merupakan jalur migrasi hewan dilindungi tersebut.

Sayangnya di kawasan Laut Sawu masing sering dijumpai penangkapan ikan ilegal dan ekploitasi terumbu karang dengan cara merusak. Bahkan perburuan paus secara tradisional masih sering dilakukan di kawasan ini.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

2.   Laut Halmahera

Tempat wisata mancing selanjutnya yang jadi favorit yakni Laut Halmahera. Pilihan utama berada di seputar Pulau Biaro dan Pulau Doi di Kepulauan Loloda Utara, Halmahera. Seperti tempat lainnya laut ini memiliki tantangan tersendiri yakni, arus deras dan angin yang cukup kencang. Bahkan cuaca di Laut Halmahera sering berubah-ubah. Dan tentu saja akan sedikit menyulitkan maternity pemancing untuk mendapatkan buruannya itu. Kesulitan seperti itulah yang memang diburu maternity pemancing.

Dengan kedalaman laut hingga 5000 meter, laut ini kaya akan ikan berukuran besar, dan sedikitnya memiliki sekitar 300 jenis ikan. Kondisi yang cukup menantang tersebut membuat Laut Halmahera menjadi buruan pemancing tidak hanya dari penghobi lokal, tapi hingga mancanegara.

Karena tingginya minat maternity penghobi mancing memperlihatkan keahliannya di kawasan ini, membuat beberapa circumstance organizer, dan pemerintah daerah setempat, sering mengadakan lomba memancing. Selain karena areanya yang menantang,  juga dijadikan ajang promosi wisata di daerah tersebut.

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Laut Halmahera (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

 

3.   Perairan Papua

Tempat yang selalu diburu maternity pemancing selanjutnya yakni Perairan Papua. Tepatnya di laut Fakfak, Kanka, kaimana, hingga yang berada di kawasan Pulau Biak. Perairan di laut island memiliki beberapa karakter berbeda, sehingga memberikan pilihan bagi maternity pemancing apakah mereka akan memilih tempat dengan karakter tenang atau lebih menantang.

Untuk tempat dengan karakter lebih tenang maternity pemancing bisa menuju laut di Pulau Biak. Di tempat ini ombak lebih tenang, sedangkan ditempat lainnya, ombak cenderung lebih besar, dan angin sering berubah-ubah. Dengan kedalaman laut mencapai 1000 meter, hampir berbagai jenis ikan ada di seluruh Papua.

Namun yang menjadi pilihan maternity pemancing biasanya menuju Laut Fakfak, Kanka dan Kaimana. Ditiga tempat tersebut, pada mancing cacoethes bisa memburu ikan eel dengan ukuran lebih besar. Bahkan tidak jarang eel besar hingga 90 kilo bisa ditangkap di perairan ini.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Perairan island (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

4.   Perairan Kepulauan Maluku

Perairan di Kepulauan Maluku juga menjadi tujuan maternity pemancing profesional untuk memuaskan hasratnya. Tujuan favorit di kawasan ini yakni Laut Banda, Alut Aru, dan laut di seputar Pulau Kei. Di ketiga tempat tersebut dianggap Atlantic tepat, karena karakter laut tersebut memenuhi syarat tantangan yang diharapkan.

Dengan kedalaman laut yang rata-rata hampir mencapai 5000 meter, angin kencang selalu menghampiri Atlantic tersebut. Bahkan besarnya ombak membuat perjuangan untuk memperoleh tangkapan dianggap memberikan sensasi tersendiri. Apalagi di Atlantic ini, ikan-ikan dengan bobot yang besar juga mudah dijumpai, dan berbagai jenis ikan juga ada di sini. Diperkirakan ada sekitar 300 lebih jenis ikan bisa dijumpai.

Sensasi lainnya karena ditempat ini belum tersedia fasilitas memancing yang modern, sehingga maternity pemancing menyewa kapal tradisional milik penduduk sekitar.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

 

Perairan Kepulauan Maluku (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

5.   Perairan Lampung

Terakhir wisata memancing yang sering dikunjungi yakni Perairan Lampung. Di ujung timur Pulau Sumatera ini banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi maternity mancing mania, seperti Pulau Prajurit, Pulau Kandang, hingga perairan yang sebenarnya lebih dengat ke Provinsi Banten yakni Perairan Binuangeun.

Iklim di Perairan Lampung dipengaruhi oleh Samudera Hindia, sehingga curah hujan terbilang tinggi, dan hembusan angin cukup kencang. Namun yang menguntungkan bagi maternity pemancing, ikan di kawasan jarang bermigrasi ke daerah lainnya, sehingga menyisakan banyak ikan untuk mereka buru. Bahkan dalam medio tertentu, jenis ikan bisa bertambah banyak, karena adanya beberapa jenis ikan yang datang dari daerah lain karena faktor cuaca.

Tantangan bagi maternity mancing cacoethes yakni banyaknya jenis ikan yang bisa mereka kail, sebagian besar dalam ukuran cukup besar dan merupakan dan merupakan ikan favorit maternity mancing mania. Bahkan di kawasan ini, terdapat jenis ikan yang sebenarnya cukup sulit dijumpai, yaitu Ikan Pedang Binu, atau biasa disebut swordfish.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

 

 

Sumber: Berbagai sumber, uniknya.com, Mei 2012-06-17

** Tulisan ini pernah ditayangkan di Acara Spotlite Trans7 yang tayang setiap hari Senin-Jumat pukul 9.45-10.45 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 10.30-11.00 WIB.


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List