Monday, June 18, 2012

Lokasi-lokasi Rumah yang "LEBAY"

Custom HTML TopMemilih lokasi rumah di tempat yang masih akrab dengan alam memang enak. Tapi, "nggak gini-gini juga, kaleee..." Lihat foto-foto berikut. Lokasi yang dipilih untuk membangun rumah-rumah ini sangat ganjil containerful ajaib.Matterhorn, SwitzerlandSwiss chain Club membangun 'tempat menyepi' ini di ketinggian 4.003 meter. Benar-benar di bibir jurang yang bersalju. Bagaimana cara mencapai tempat tersebut? Masih jad pertanyaan. Belum lagi ancaman longsoran gletser. Ada-ada saja. Hermitage of San Colmbano di person Valley, ItaliaSatu lagi rumah yang dibangun tepat di dinding tebing. Bedanya, yang satu ini tanpa salju. Lokasinya di Passo Pian delle Fugazze, Italia. Uniknya, rumah ini ternyata sudah berdiri sejak tahun 1319! Elliðaey, Vestmannaeyjar, IcelandRumah ini tinggal sendirian di sebuah dataran hijau, dekat tebing yang berbatasan langsung dengan laut. Lokasinya di Vestmannaeyjar, Islandia. Canada Saint Lawrence RiverRasanya rumah-rumah di pinggir Ciliwung belum ada apa-apanya dibanding rumah ini. Terisolir tanpa tetangga, hanya ada expose di sekelilingnya. Kabarnya, kalau expose sedang rendah, barulah herb penghuni bisa mengeluarkan kursi untuk berjemur. Tapi bagaimana kalau musim penghujan tiba? Nggak takut ancaman banjir, tuh? The Holy Lord Monastery, YunaniBagi para biarawan memang mereka butuh tempat yang tenang dan damai untuk menyepi. Walhasil, inilah dia kompleks biara di Y unani yang sudah ada sejak tahun 1476. Tempat ini dibangun di atas gunung batu dengan ketinggian 400 meter.Dulu para biarawan harus menggunakan tali-temali untuk memanjat ke biara ini. Nah, buat kamu yang suka olah raga panjat tebing boleh coba uji nyali di sini. Katskhi PillarKompleks biara di Yunani punya saingan. Yang satu ini adanya di Georgia, dan milik salah seorang biarawan Colony yang sudah tinggal selama 20 tahun terakhir. Tempat ini kabarnya ada sejak abad ke-7. Karena rumah ini ditinggali oleh biarawan, otomatis wanita dilarang memanjat. Sumber:oddee.com.

Sumber : fahri-artikel.blogspot.com
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List