Sunday, July 1, 2012

5 Makanan yang “Berpotensi” Beracun (Bagian II – Habis)

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Tidak perlu khawatir dengan artikel ini. Karena walaupun sebagian bahan makanan yang disebutkan kerap kita konsumsi, tapi yang berpotensi mengganggu kesehatan adalah dengan mengkonsumsinya dalam jumlah besar. Segala sesuatu yang melebihi batas, memang selalu menimbulkan resiko â€" apapun itu. Nah, untuk membantu pemahaman kita mengenai makanan yang dimaksud, langsung saja yuk kita simak artikelnya:

 

1. Biji pala Pala (Myristica fragrans) merupakan tumbuhan berupa pohon yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Akibat nilainya yang tinggi sebagai rempah-rempah, buah dan biji pala telah menjadi komoditi perdagangan yang penting sejak masa Romawi.  Tapi tahukah? Dibalik biji pala yang bermanfaat untuk kesehatan, namun dapat pula sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Biji pala mengandung zat beracun yang disebut myristicin, porsi sedang dari biji pala dapat menyebabkan halusinasi, sementara dalam jumlah besar biji pala dapat menyebabkan kejang, berdebar-debar, mual, dehidrasi, dan kematian.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Biji pala (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

2. Apel non-organik Buah apel yang mungkin biasa kita konsumsi, bisa jadi mengandung bahan kimia seperti pestisida dan fungisida. Mencucinya sebelum kita makan, tidaklah cukup. Karena bahan kimia yang dimaksud berpotensi akan menyerap ke dalam dagingnya. Untuk meminimalkan risiko kesehatan, cobalah untuk mengkonsumsi apel organik. Karena apel organik tidak menggunakan zat kimia apapun dalam pembudidayaannya. Atau jika sulit mendapatkan apel organik, setidaknya kupas kulit non-organik sebelum makan.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Apel non-organik (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

3. Salmon ternak Sebuah penelitian menemukan, 13 racun berbeda â€" antara lain PCB, yang diklasifikasikan sebagai sebuah kemungkinan karsinogen manusia â€" berada pada tingkat yang lebih tinggi dalam salmon yang dibesarkan di peternakan daripada yang terdapat dalam salmon liar. Karena kemungkinan bahaya kesehatan akibat mengonsumsi racun tersebut, dianjurkan untuk mengurangi porsi dari salmon ternak atau mulailah beralih mengonsumsi salmon liar.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Salmon ternak (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

4. Popcorn microwave Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa maize dengan bumbu mentega mengandung bahan kimia berbahaya (diacetyl) yang melepaskan pedal beracun ketika dimasukkan ke dalam microwave. Gas tersebut menimbulkan penyakit paru-paru yang disebut sebagai “paru-paru popcorn”.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Popcorn cook (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

 

Hal ini dibuktikan oleh seorang penderita yang mengonsumsi maize cook setidaknya dua kali sehari selama 10 hingga 12 tahun. Jika Anda makan dalam jumlah sedikit, mungkin paling aman untuk mengonsumsinya di rumah, hanya berhati-hatilah untuk menghindari pedal ketika membuka kemasan maize tersebut.

 

5. Minyak rapeseed

Minyak rapeseed atau rapa telah lama digunakan oleh penghuni Asia Barat, Asia Tengah, dan Eropa sebagai minyak untuk lampu. Pada kondisi sulit, minyak ini dipakai pula untuk memasak sebagai pengganti minyak babi. Kandungan asam erukat dan glukosinolat yang tinggi,  menyebabkan rasa pahit pada minyak dan menyebabkan bau amis dan juga memiliki bau yang menyengat (seperti mustard). Dalam sebuah laporan menyatakan, tumbuhan rapa, yang merupakan sumber dari minyak tersebut, sangat beracun, dan efek samping mengonsumsi minyaknya antara lain adalah masalah pernapasan dan kebutaan.(**)

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Minyak rapeseed (sumber:wordpress.com,uniknya.com)

Sumber: id.she.yahoo.com dan berbagai sumber, uniknya.com, Juni 2012

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List