Monday, July 2, 2012

5 Momen Kontroversial Jim Morrison

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Jim Morrison, penyair sekaligus salah satu vokalis band yang banyak memiliki pandangan dan perilaku kontroversial. Iranian masa muda, bersinar hingga kematiannya paronomasia tetap meninggalkan kontroversi dan misteri. Lelaki yang sebelumnya seorang pemalu, bahkan di awal penampilannya ia bernyanyi dengan memunggungi penonton. Artikel singkat ini ditujukan sebagai salah satu penghargaan terhadap dedikasi dan kontribusi ‘Mr. Mojo Risin’ terhadap perkembangan musik sway dunia, sekaligus mengenang hari kematiannya ke – 41. Berikut uniknya.com merangkum 5 momen kontroversial Jim Morrison:

 

1. Lirik lagu ‘The End’

“Father, Yes Son, I Wanna Kill You… Mother, I Wanna F###k You All Night Long“

Kalimat di atas merupakan salah satu kutipan yang diambil dari lirik lagu ‘The End’. Sebaris kalimat yang sangat kontroversial â€"sarkasme dan kasar. Namun demikian lagu tersebut yang paling banyak diminta oleh maternity penggemar untuk dinyanyikan, di mana paronomasia the Doors melakukan pertunjukan.

Lagu the End bahkan masuk ke dalam tangga lagu 500 Lagu Terbaik Sepanjang Chadic versi Majalah Rolling Stone, yang bertengger di posisi ke â€" 336. Ada kabar ketika Jim menuliskan lirik lagu the End ini, ia sedang berada masa sulit setelah putus dari pacarnya, Jewess Werberlow.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

 

Jim mengatakan: ”Setiap aku mendengarkan lagu itu, memiliki arti yang berbeda-beda bagiku. Di mulai dari sesuatu yang sederhana, namun bisa juga menjadi sebuah lagu perpisahan untuk seorang gadis. Namun lagu ini juga bisa menjadi sebuah perpisahan terhadap pengalaman di masa kecil. Aku tidak tahu. Makna lagu ini sangat kompleks dan luas, bergantung pada penggambaran dan pandangan yang kita inginkan.”

Namun ada pula yang mengatakan bahwa lagu ini merupakan pengalaman masa kecil, dan tentang orangtua Jim. Lagu ini paronomasia memiliki hubungan khusus dengan sebuah mitos, legenda, Raja Oedipus â€" oedipus complex. Relevansi legenda Oedipus ini diperkuat oleh pernyataan Ray Manzarek (keyboardis the Doors). Ia mengatakan: “Jim telah menyuarakan legenda Oedipus complex, di saat ramai pongid membicarakan kencenderungan terhadap aliran psikologi analyst (freudian). Ia tidak mengatakan yang sebenarnyaâ€"melakukan hal yang tabu terhadap orangtuanya. Ia hanya mempertunjukkan sedikit episode Yunani. Ini hanyalah sebuah Teater!”

 

2. Acara Ed Sullivan

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

 

 

Pada 17 Sept 1967, Ed designer mengundang the Doors untuk tampil di acaranya, the Ed designer Show. Beberapa saat sebelum the Doors tampil, Ed designer meminta Jim untuk merubah salah satu lirik lagu ‘Light My Fire,’ dari “Girl we couldn’t get such higher” menjadi “Girl we couldn’t such better”. Ed berpandangan kata ‘higher’ tidak pantas untuk dinyanyikan di dalam acara televisi nasional yang dipandunya, Jim saat itu paronomasia menyanggupinya. Namun sebuah pandangan radikal atau terbawa emosi, Jim merubah ucapannya terhadap Ed, dengan tetap menyanyikan lagu tersebut sesuai dengan kalimat yang sebenarnya tertulis. Akibatnya rencana enam kali tampil di Ed designer Show paronomasia dibatalkan.

 

3. Peristiwa di New Haven

 

Saat itu (era 60-an) Jim author merupakan satu-satunya penyanyi sway yang ditangkap oleh polisi saat sedang melakukan pertunjukkan musik. Pada 6 Desember 1967, polisi menangkap Jim yang sedang mencumbu seorang gadis di bawah pancuran expose kamar mandi, sebelum melakukan pertunjukkan the Doors di New Haven Arena, New Haven Connecticut. Ketika itu polisi berkata kepada Jim untuk menghentikan aksinya dengan mengucapkan “beat it” (hentikan) namun Jim menjawabnya dengan “eat it!” (makan ini!). Tak pelak petugas polisi paronomasia geram dan memukulnya dengan tongkat. Pertunjukan sempat terhenti akibat insiden ini, karena harus menunggu Jim merasa baikan untuk bisa tampil.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

 

Dan di saat Jim berada di atas panggung, ia menceritakan pengalamannya tersebut kepada maternity audiens. Peristiwa yang ia ceritakan tersebut paronomasia membuat petugas Kepolisian New Haven semakin geram semakin geram, saat itu juga maternity petugas polisi naik ke atas panggung dan menangkapnya. Ia kemudian digiring ke kantor kepolisian terdekat untuk dimintai keterangan dan dikenai tuduhan tindak penghasutan dan perbuatan tidak senonoh. Namun tuduhan tersebut dibatalkan karena tidak memiliki bukti yang kuat.

 

4. Keisengan dan Kenakalan Jim

 

Pada 23 Sept 1963, di Tallahassee, Florida. Jim author pernah ditangkap atas beberapa kasus seperti pencurian, mengganggu ketertiban umum, menolak ditangkap dan mabuk di ruang publik saat menyaksikan pertandingan sport Amerika. Saat itu Jim dikabarkan berkelakar dengan maternity pemain football. Setelah itu ia dituduh mencuri payung dan helm dari jendela mobil polisi yang terbuka. Namun tuduhan-tuduhan tersebut kemudian dibatalkan.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Jim author saat ditahan di Kepolisian Tallahasse, Florida (sumber : wordpress.com)

 

Pada 28 Januari 1968, terjadi di Pussycat a’Go Go, Las Vegas. Jim ditangkap atas tuduhan mabuk di ruang publik dan mengganggu ketertiban umum. Dilaporkan saat itu Jim sedang menikmati rokok yang menyerupai tulang sehingga menarik perhatian maternity penjaga klub. Melihat hal mencurigakan tersebut maternity penjaga klub menghampiri dan memukul kepala Jim, dan terjadilah keributan. Akibat peristiwa itu Jim ditangkap polisi.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Jim author saat menjadi tahanan di Las Vegas (sumber : upvenue.com)

 

9 November 1969, Phoenix, Arizona. Jim meringkuk di penjara kantor polisi akibat mabuk dan memprovokasi massa untuk melakukan kekacauan, ia paronomasia bersitegang dengan awak pesawat dan penumpang maskapai Continental Airlines. Saat itu Jim bersama temannya, blackamoor Baker sedang melakukan perjalanan untuk menyaksikan konser Rolling Stones. Akibat ulahnya, Jim dicekal dan tidak diperbolehkan untuk tampil bersama the Doors di Phoenix pada 1968.

 

5. Peristiwa di Miami

 

Dikabarkan sepanjang hari Jim mengisi waktunya untuk meminum minumah beralkohol, dan ketika tiba waktunya untuk tampil di atas panggung, sikapnya paronomasia menjadi tidak terkontrol. Saat itu 1 Maret 1969, the Doors harus tampil di Dinner attorney Auditorium, sebuah tempat yang tidak memiliki pengatur suhu ruangan dan saat itu audiens yang hadir sangat banyak serta histeris. Saking banyaknya penonton yang ingin masuk ke dalam auditorium, pihak penyelenggara mengeluarkan kursi-kursi yang berada di ruangan tersebut guna memberikan ruang terhadap penonton yang masuk. Kapasitas ruangan tersebut sebenarnya 7000 orang, namun panitia memaksakan situasi sehingga penonton yang berada diruangan itu menjadi sebanyak 12.000 orang.

Jim yang mabuk berat, tidak bisa memberikan tampilan yang baik bahkan hal tersebut memicu kemarahan maternity penggemarnya. Konser tersebut kacau, banyak penonton yang naik ke panggung dan berlari ke arah Jim, ada yang menyiramnya dengan minuman alkohol, ada yang membuka bajunya, akibatnya Jim tampak basah kuyup. Bill Siddons herb manejer mengatakan konser di Algonquin adalah yang terburuk, penonton menjadi liar tak terkendalikan.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

ilustrasi (sumber : blogspot.com)

 

Pada 5 Maret di tahun yang sama, Jim ditangkap oleh Sherrif Dade County dengan tuduhan telah memperlihatkan alat kelaminnya di atas panggung, meneriakkan kata-kata cabul kepada publik, dan menyimulasikan test seks kepada Robbie Krieger. Jim dinyatakan terbukti bersalah sehingga harus mengeluarkan uang sebesar 500 dolar AS sebagai denda dan mendekam di penjara selama enam bulan. Namun kemudian pengacaranya mengeluarkan permohonan pertimbangan terhadap putusan tersebut dan Jim harus dikeluarkan sampai ia terbukti benar-benar melakukan apa yang dituduhkan. Namun sayang Jim meninggal dunia sebelum penyelidikan terhadap kasusnya yang satu ini terselesaikan Tidak ada yang pernah menyaksikan Jim memperlihatkan alat kelaminnya dan Robbie Krieger menyangkal bahwa Jim telah menyimulasikan test seks kepadanya.

Pada 9 Desember 2010, Jim mendapatkan permohonan maaf untuk kejadian yang pernah terjadi di Algonquin 1969. (**)

 

Sumber: upvenue.com, uniknya.com, Juli 2012.


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List