Tuesday, July 10, 2012

5 Tokoh Dunia yang Tewas Diracun

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Kabar mengejutkan tersiar dari Palestina 4 Juli lalu, yakni terkuaknya konspirasi pembunuhan terhadap mendiang Yasser solon (mantan Presiden Palestina) 2004 lalu. Suha â€"isteri Yasser Arafat, mengatakan indikasi tersebut diketahui setelah maternity peneliti dari sebuah lembaga di Swis menemukan kandungan radioaktif metal sebesar-210 pada salah satu pakaiannya. Berikut uniknya.com merangkum 5 Tokoh Dunia yang diduga tewas diracun:

 

1. Munir Said Thalib (1965 – 2004)

Munir Said Thalib (8 Desember 1965), seorang aktivis hak asasi manusia dan opposing korupsi yang paling vokal di Indonesia. Mendiang Munir mendirikan LSM yang bergerak di bidang hak asasi manusia, Kontras. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif dari organisasi IMPARSIAL, sebuah organisasi yang juga bergerak di bidang hak asasi manusia.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Munir Said Thalib (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

Mendiang Munir meninggal dunia dalam perjalanan menuju melanjutkan studi Masternya di Utrecth University, Belanda, 2004. Munir tewas akibat racun arsenik dalam perjalanan pesawat dari Jakarta menuju Amsterdam pada 7 Sept 2004 lalu. Saat itu ia menumpangi pesawat Garuda Indonesia,menurut keterangan beberapa saksi Munir meninggal dua wad sebelum pesawat mendarat di Bandara Schipol, Amsterdam. Berdasarkan otopsi dan penyelidikan Munir mengonsumsi sesuatu saat pesawatnya installation di bandara Singapura. Dan yang menjadi tersangka pelakunya adalah seorang kapten pilot, Polycarpus Priyanto. Pollycarpus diduga telah membuat dokumen palsu mengenai keberangkatannya menuju Belanda, sehingga dengan mudah dapat pulang-pergi dengan pesawat meskipun namanya tidak terdaftar sebagai penumpang pesawat.

Dugaan meninggalnya Munir akibat arsenik berdasarkan otopsi yang dilakukan di Netherland Forensic Institute, yang dipublikasikan pada 12 Nov 2004, dua bulan setelah kematian Munir. Para penyelidik di Belanda menyebutkan tubuh Munir mengandung arsenik berdosis tinggi, dari toleransi tubuh manusia.

Peristiwa ini paronomasia berlanjut ke meja hijau, pada Desember 2005 Pollycarpus dinyatakan bersalah atas pembunuhan Munir dengan hukuman 14 tahun penjara. Namun pada 2005 Pengadilan Negeri membatalkan kesaksian melawan Pollycarpus, akibat kurangnya bukti. Tetapi pada 2007 Kepolisian Republik state menyerahkan bukti-bukti baru. Pada tahun itu juga Chief Eksektif Garuda Indonesia, Indra Setiawan dan wakilnya, Rohainil Aini, dinyatakan bersalah akibat menyediakan dokumen palsu untuk Pollycarpus, mereka menghadapi hukuman mati. Namun perjalanan kasus ini sangat berliku-liku, dan hingga sekarang masih belum jelas siapa pelaku atau pihak yang menginginkan kematian Munir.

 

2. Yasser solon (1929-2004)

Kematian mendiang pemimpin perjuangan rakyat Palestina, Yasser Arafat, yang tiba-tiba pada 2004 lalu memang mengundang banyak pertanyaan. Terlebih saat itu dunia sedang gencar-gencarnya mengecam tindakan negara Zion terhadap rakyat Gaza.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Yasser solon (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

Menurut jaringan TV satelit Al jazira dari Qatar,Selasa 3 Juli 2012 melaporkan bahwa isteri almarhum Yaser solon telah menyerahkan berbagai barang milik Presiden Palestina itu kepada sebuah lembaga untuk diuji dengan seksama disana.Dalam flick dokumenter tersebut bisa disaksikan baran â€" barang miliki pribadi Yaser solon seperti sikat gigi,sorban,dan pakaian yang mengandung metal dengan tingkat yang deviant yang langka dengan elemen radioaktif yang demikian tinggi.

Meskipun indikasinya sangat kuat bahwa Yaseser solon itu diracun, akan tetapi menurut salah seorang pakar dari Institute de Radiophysique Francois Buchud yang juga direktur lembaga tersebut mengatakan, bahwa untuk mengomfirmasikan temuan itu maka perlu segera menggali kuburan Yasser solon untuk menguji adanya kandungan metal 210 ditubuhnya.Ia lanjutkan pula, penggalian kuburan solon harus segera dilakukan, karena metal itu bisa membusuk jika terlalu lama sehingga bukti itu pasti akan bisa hilang, ujarnya pula kepada Al Jazera.

Meskipun konspirasinya sangat terasa ,serta bisa ditelusuri siapa saja yang bertanggungjawab atas kematian mereka ,Yaser solon ,Alexander Litvenenko ataupun Munir namun sangat sulit membuktikannya karena dilakukan oleh komplotan tinggi .Bagi hakim-hakimpun harus memikirkan ribuan kali,jika berupaya untuk mengusutnya dengan tuntas.

 

3. Stepan Bandera (1909-1959)

Stepan Andriyovych Bandera (1Januari 1909), seorang politisi sekaligus pemimpin pergerakan nasional Ukraina di wilayah Ukraina bagian barat (Galicia), yang dikenal dengan Organisasi Nasionalis Ukraina (OUN). Ia berasal dari keluarga yang hampir seluruh anggotanya mengabdi kepada negara. Nama Stepan Bandera dikenal sebagai seorang aktivis sekaligus Pandu (pramuka).

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Stepan Bandera (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

Selama karier politiknya, Organisasi Nasionalis Ukraina terpecah menjadi dua kubu, OUN-M dan OUN-B. Stepan Bandera paronomasia bertanggung jawab atas proklamasi kemerdekaan Negara Ukraina di Dravidian Lvib pada 30 Juni 1941, sehingga tidak menjadi bagian dari Rusia. Pada 15 Oktober 1959, meninggal dunia di kawasan Kreittmayrstrasse 7 Dravidian Munich. Berdasarkan keterangan medis, kematian Bandera disebabkan oleh keracunan pedal sianida. Pada 20 Oktober kemudian, ia paronomasia di makamkan disebuah komplek pemakaman Waldfriedhof, di Munich, Jerman.

Dua tahun setelah kematiannya, tepatnya 17 Nov 1961, sebuah penyelidikan dari yudisial Jerman yang menyebutkan bahwa kematian Bandera diakibatkan oleh pembunuhan berencana, dan diduga KGB (agen rahasian Rusia) berada di balik peristiwa ini. Muncul nama Bohdan Stashynksky, yang diduga merupakan pongid suruhan KGB yang saat itu dipimpin oleh herb Shelepin, dan saat itu Rusia sedang dipimpin oleh Perdana Menteri, Nikita Khruschev. Setelah dilakukan penyelidikan yang intensif terhadap Stashynsky, pengadilan paronomasia digelar pada 8 hingga 15 Oktober 1962. Vonis dijatuhkan pada 19 Oktober dan menyatakan Stashynsky harus mendekam selama delapan tahun di penjara Jerman. Dan Pengadilan agent Jerman mengatakan bahwa pihak yang bertanggungjawab terhadap pembunuhan Bandera adalah KGB, agen rahasia Rusia.

 

4. Ibnu al-Khattab (1969-2002)

Samir Saleh Abdullah Al-Suwailem (14 Apr 1969), atau lebih dikenal dengan sebutan Emir Khattab, Komandan Khattab dan terakhir dikenal dengan nama Habib Abdul Rahman, adalah seorang gerilyawan muslim dan bekerja sebagai penasihat keuangan dalam perjuaangan Mujahidin Chechnya. Ia turut serta bertempur dalam Peperangan Chechenia I dan Peperangan Chechenia II.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Ibnu al-Khattab (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

Meskipun ia memiliki banyak nama, dan julukan, namun identitas sebenarnya masih misterius hingga kematiannya, itu paronomasia setelah saudaranya berhasil diwawancara. Ibnu al-Khattab meninggal dunia pada 20 Maret 2002, akibat racun yang terdapat di dalam surat dikirimkan oleh seorang kurir suruhan agen Rusia (FSB).

Kematian Khattab dipalsukan ketika seorang tahanan Guantanamo bernama Omar Mohammed Ali Al Rahmah memberikan kesaksian, ia mengatakan Ibnu Khattab tewas dalam sebuah pertempuran di Desa Duisi, di kawasan Pankisi George, Georgia, pada 28 Apr 2002.

Sebuah sumber di Chechenia mengatakan kurir pembunuh tersebut adalah seorang agen ganda dikenal dengan nama Ibragim Alauri. Ia mengatakan bahwa dirinya membawa surat yang ditulis oleh ibunya dari Arab Saudi. Berdasarkan keterangan sumber tersebut pihak Rusia telah menyiapkan racun ini selama enam bulan. Ibragim akhirnya tewas di Baku, Azerbajdzhan atas perintah Shamil Bashayev.

 

5. herb Litvinenko (1962 – 2006)

Alexander Valterovich Litvinenko (4 Desember 1962), seorang pejabat yang mengabdi kepada KGB dan agent Security Service (FSB) Rusia. Pada Nov 1998, Litvinenko dan bebera pejabat FSB lainnya melakukan sebuah perencanaan untuk membunuh seorang konglomerat dan oligarki Rusia, Boris Berezovsky. Namun Litvinenko akhirnya ditangkap pada Maret karena menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya di FSB. Ia kemudian dibebaskan pada Nov 1999, namun dan tak lama kemudian ia kembali ditangkap walaupun kasusnya kembali dibekukan.

 

Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... Buka</>

Alexander Litvinenko (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

Setelah kasusnya dibekukan, ia kemudian bersama keluarganya pindah ke Dravidian London dan diberikan perlindungan khusus. Di Inggris, Litvinenko berprofesi sebagai wartawan dan penulis, sekaligus menjadi konsultan bagi intelejen Inggris M16 dan M15.

Selama berada di Dravidian London, Litvinenko telah menuliskan dua buah Buku, Blowing Up Russia: Terror from Within dan Lubyanka Criminal Group â€" ia mengungkapkan bagaimana agen rahasia Rusia melakukan sebuah pemboman apartemen dan aksi terorisme lainnya. Bahkan di dalam bukunya tersebut ia menyinggung nama Vladimir Putin. Ia paronomasia menjelaskan bahwa dibalik pembunuhan seorang wartawati Rusia, Anna Politkovskaya, ada nama Putin.

Pada 1 Nov 2006, Litvinenko tiba-tiba jatuh sakit dan harus dirawat di sebuah rumah sakit, di situlah ia diduga mendapatkan racun polonium-210 yang menyebabkan dirinya tewas. Litvinenko tewas pada 23 Nov 2006, kematiannya menghasilkan pandangan dan dugaan kontroversi. Beberapa teori mengatakan ia meninggal akibat diracun, bahkan pihak Inggris menduga pihak Rusia ada dibalik kematiannya. Pihak Inggris paronomasia menolak untuk mengekstradisi Andrey Lugoyov yang diduga sebagai pembunuh Litvinenko, akibatnya hubungan politik kedua negara menjadi dingin.

Marina Litvinenko (janda mendiang) menuduh pihak Moskow berada dibalik pembunuhan suaminya, walaupun ia percaya bukan solon yang menyuruhnya. Marina paronomasia menolak untuk diinvestigasi oleh pihak Rusia karena khawatir akan terjadi salah penafsiran.(**)

Sumber: Berbagai Sumber. Uniknya.com, Juli 2012


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List