Saturday, July 21, 2012

Cara Hemat Mengurangi Beban Listrik Rumah Tangga

Sudah saatnya kita menghemat energi, karena energi yang dibutuhkan oleh semua orang semakin besar. Seiring dengan perkembangan zaman yang diikuti dengan perkembangan teknologi industri tentu ketergantungan terhadap energi listrik akan semakin besar. Untuk menghemat listrik tentunya Anda butuh tahu Bagaimana cara menghemat listrik yang tepat. 
Mungkin sempat terlintas pertanyaan dalam benak kita, mengapa pelanggan PLN justru diajak berhemat dalam menggunakan listrik ?


Penghematan Listrik Umum


Cabut, lepaskan atau matikan saklar semua perangkat elektronik yang (sudah) tidak digunakan.
Hidupkan perangkat elektronik satu persatu agar tidak menyedot listrik secara bersamaan.
Hindari pemakaian elektronik secara bersamaan yang akan dapat menyebabkan kelebihan beban.
Kurangi pemakaian pada jam 17:00 – 22:00


Penghematan Listrik untuk Penerangan Ruangan


Manfaatkan semaksimal mungkin sinar matahari untuk menggantikan lampu pada siang hari.
Optimalkan penggunaan bahan-bahan yang dapat memantulkan dan mengarahkan sinar matahari atau sinar lampu, seperti cat putih, kaca bening, cermin, plat logam (seng, besi, aluminium, dsb).
Pengaturan interior ruangan agar mendukung dan tidak menghalangi pencahayaan / penerangan.
Rencanakan jumlah, titik pemasangan, saklar lampu dan ukuran/ daya lampu yang akan dipasang agar penerangan bisa optimal.


Gunakan peralatan elektronik yang hemat energi, contohnya lampu hemat energi neon TL atau LED. Walaupun harganya lebih mahal, tetapi kita bisa menghemat melalui biaya operasional.
Matikan lampu pada ruangan bila sudah tidak terpakai
Sesuaikan ukuran / daya lampu dengan luas ruangan dan kebutuhan.


Pada ruangan yang luas, pertimbangkan sesuai keadaan dan kebutuhan untuk mengurangi cahaya dengan cara mematikan lampu berdaya watt besar dan mulai menggunakan lampu yang daya watt kecil (misal lampu utama dimatikan, lampu tidur dihidupkan)


Nyalakan lampu hanya pada saat dibutuhkan dan segera matikan jika sudah dianggap tidak dibutuhkan lagi. Sebagai contoh, nyalakan lampu taman saat hari mulai gelap dan matikan ketika sinar matahari mulai terang.


Pertimbangkan untuk menggunakan saklar otomatis yang dapat mendeteksi cahaya/ penerangan.
Bersihkan lampu, kaca, atau perangkat untuk penerangan lainnya secara rutin dari kotoran agar cahaya yang dihasilkan, diteruskan atau dipantulkan dapat berjalan dengan sempurna.


Penghematan listrik pada penggunaan Air


Hindari penggunaan mesin pompa dengan jarak waktu menyalakan dan mematikan yang terlalu dekat dan sering.
Gunakan bak penampung air atau tangki air / torn dengan besar ukuran disesuaikan dengan kebutuhan.
Gunakan pengatur otomatis untuk menyalakan mesin pompa air bila isi tangki mulai kosong dan juga mematikan mesin pompa air bila tangki mulai penuh (sebelum meluber / tumpah).
Atur penyalaan otomatis mesin pompa air untuk melakukan pengisian kembali bak penampung / tangki air dengan jarak yang tidak terlalu dekat dari terakhir kali mesin dimatikan.
Rawat dan pastikan tidak terjadi kebocoran pada pipa aliran air.
Panaskan air untuk mandi dengan bantuan energi dari sinar matahari (panel surya).
Gunakan gas sebagai alternatif pengganti heater listrik.
Jangan mendidihkan air (untuk diminum) jangan terlalu lama, terutama bila menggunakan pemanas atau kompor elektrik
Pertimbangkan untuk menggunakan jasa air minum kemasan atau isi ulang
Rawat dan bersihkan mesin pompa air secara rutin agar kinerja pompa selalu dalam keadaan baik atau prima.
Gunakan air dengan hemat, agar beban kerja pompa air berkurang, sehingga konsumsi listrik akan lebih hemat.


Sumber

1 comment:

  1. mengunjungi blog yang bagus dan penuh dengan informasi yang menarik adalah merupakan kebahagiaan tersendiri.... teruslah berbagi informasi

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List