Sunday, July 22, 2012

Cara Investasi Emas Batangan di Pegadaian

INVESTASI saat ini bisa dilakukan dengan beragam cara. Ada yang memilih menginvestasikan tanah, rumah ataupun barang berharga lainnya. Tapi, kini sebagian ada kecenderungan masyarakat memilih emas sebagai barang investasi. Hj Nur Aini, warga Jalan Soetoyo S salah satu contoh. Dia mengaku lebih senang membelanjakan uangnya keperhiasan emas.

"Emas merupakan barang investasi yang sangat efektif. Jarang dan bahkan tak pernah pemiliknya mengalami kerugian," katanya.

Nur Aini mengaku sangat suka membeli logam mulia melalui pegadaian. Dikatakannya, membeli logam mulia di pegadaian bisa secara tunai atau kredit, dengan mengikuti ketentuan dan prosedur yang ada.

Pimpinan Kantor Cabang Perum Pegadaian Teluk Dalam, Rahmani mengatakan ,pegadaian selalu berusaha membantu perkembangan perekonomian masyarakat ke arah yang lebih baik. "Membantu mengembangkan kesejahterakan masyarakat merupakan misi yang telah diemban pegadaian sebagai sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," kata Rahmani.

Dia mengakui, logam mulia atau emas mempunyai berbagai aspek yang menyentuh keperluan manusia, di samping memiliki nilai estetis yang tinggi. Emas juga merupakan jenis investasi yang nilainya stabil dan aman.

"Di pegadaian ada istilah MULIA (Murabahah Logam Mulia Investasi Abadi) yang memfasilitasi kepemilikan emas batangan melalui penjualan logam mulia oleh pegadaian kepada masyarakat," lanjut Rahmani.

Program MULIA tersebut berupa pembelian emas batangan baik secara tunai atau angsuran dengan tujuan investasi jangka panjang. Emas yang ditawarkan untuk program MULIA adalah emas murni 99,99 persen bersertifikat. "Jadi pembelian emas itu bisa dilakukan secara tunai atau kredit dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Adapun syarat mengikuti program MULIA yakni menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas resmi lainnya, mengisi formulir aplikasi MULIA, menyerahkan uang muka serta menandatangani akad MULIA.

Prosedurnya, pembeli mengajukan permohonan ke pegadaian dengan melengkapi persyaratannya. Selanjutnya, pemohon mengisi formulir pembiayaan serta mengisi biodata diri. Bila syarat lengkap maka proses administrasi hanya berlangsung berkisar 15 menit.

"Investasi emas di pegadaian mulai dari lima gram emas, 10 gram, 25 gram, satu ons hingga satu kilogram emas dengan uang muka minimal 25 persen dari harga emas," jelas Rahmani.
Ditambahkannya, pembelian emas dalam program MULIA bisa diajukan di kantor cabang pegadaian mana saja. "Di Banjarmasin kantor kami tersebar di mana-mana," ujarnya.

"Semua kantor cabang pegadaian bisa melayani program MULIA, asalkan yang bersangkutan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku," tegasnya. (mtb)

Persiapan Biaya Pendidikan

DENGAN berinvestasi logam mulia, kita bisa mewujudkan niat seperti menabung untuk menunaikan ibadah haji. Atau mempersiapkan biaya pendidikan anak di masa mendatang, serta untuk memiliki tempat tinggal.

Pimpinan Kantor Cabang Perum Pegadaian Teluk Dalam, Rahmani mengatakan, dengan memiliki investasi logam mulia kita bisa pula digunakan untuk memenuhi keperluan yang mendesak. "Dengan memiliki investasi logam mulia, maka kita cukup mudah untuk menambah modal usaha jika sewaktu-waktu memerlukannya," katanya. Logam mulia bisa dijual atau digadaikan dengan cepat dan mudah.
Khusus program MULIA (Murabahah Logam Mulia Investasi Abadi), pembayaran kredit atau angsuran logam mulia ada ketentuannya. Lama angsuran ada yang tiga bulan, enam bulan dan satu tahun. Dengan simulasi pembelian yakni bila satu keping logam mulia seberat 25 gram dengan kadar 99,99 persen dengan asumsi harga Rp 7.813.000, maka untuk pembayaran secara tunai yakni harga ditambah persen margin ditambah administrasi.

Sedangkan untuk pembelian kredit maka harus ada uang muka minimal 25 persen, dengan ketentuan logam mulia masih berada di pegadaian hingga angsuran lunas. Jenis logam mulia pegadaian merupakan logam mulia dari PT Antam yang jarang diperjualbelikan di pasaran. "Bila dijual di pasar logam mulia sangat laku dan sering dicari orang karena kadarnya yang akurat 99,99 persen," lanjutnya.
Dia mengimbau bagi masyarakat yang ingin berinvestasi jangan ragu untuk berinvestasi dengan logam mulia. (mtb)

Syarat/Ketentuan Investasi MULIA
1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas resmi lainnya
2. Mengisi formulir aplikasi Murabahah Logam Mulia Investasi Abadi (MULIA)
3. Menyerahkan uang muka minimal 25 persen dari harga logam mulia
4. Menandatangani akad MULIA
5. Pembeli mengajukan permohonan ke pegadaian dengan melengkapi persyaratan
6. Pemohon mengisi formulir pembiayaan serta mengisi biodata diri
7. Bila syarat lengkap maka proses administrasi hanya berlangsung sekitar 15 menit
8. Investasi emas di pegadaian bisa mulai dari lima gram, 10 gram, 25 gram, satu ons atau satu kilogram emas

-Investasi perlu dilakukan kendati bergaji pas-pasan. Tidak perlu bingung investasi dalam bentuk apa, sebab ada investasi yang mudah dan menguntungkan yaitu emas.

Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Pengembangan Produk BRI Syariah, Mariana Yunus kepada Republika Online, saat ditemui dalam acara Republika Ramadhan Fair 1432 H/2011 di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Jum'at (27/7)."Sebagian masyarakat dengan gaji pas-pasan saat berbicara soal emas begitu sensitif. Padahal mereka bisa kok investasi emas," katanya.

Mariana menjelaskan saat ini sudah ada layanan yang memungkinkan masyarakat untuk mencicil emas. Syaratnya pun cukup mudah. Selain itu tingkat keasliannya begitu terjamin. "Orang bergaji dua juta misalnya, dapat memanfaatkan layanan emas 10 gr dengan cicilan minimal Rp 150.000 untuk beberapa tahun. Terjangkau dan aman," katanya.

Mariana mengungkap investasi emas merupakan solusi efektif bagi mereka bergaji pas-pasan ketimbang berinvestasi dalam bentuk tabungan. Sebab, tabungan, utamanya investasi dalam bentuk uang tergolong beresiko. "Nilai uang setiap tahun tergerus inflasi. Sementara emas, tidak akan berpengaruh," katanya.

Sebagai gambaran saja, harga emas per gram pada tahun 2002 mencapai Rp 85.000. 10 tahun kemudian, harga emas per gram mencapai Rp 418.819. Sementara nilai tukar rupiah, meski menguat namun tidak terlalu signifikan. "Setiap lima tahun, minimal harga emas per gram, naik 2 kali lho. Ini perlu diperhatikan," tambah Mariana.

Namun, kata dia, ketika masyarakat hendak berinvestasi di emas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti perang atau situasi politik dunia.

Sumber: Kantor Cabang Perum Pegadaian Teluk Dalam
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List