Sunday, July 22, 2012

Cara Kerja Relay 4 Kaki dan 5 Kaki Beserta Contoh

Benda satu ini paling banyak di pake dimobil2 sekarang..
Kegunaan utamanya adalah meningkat kan efisiensi elektris pada sebuah rangkaian kabel. Bingung ? he..he...





Relay berfungsi sebagai saklar antara sumber listrik / aki dengan perangkat yang akan digunakan, misalnya: klakson, lampu kabut, lampu besar maupun power window.
Relay mempunyai 4 kaki atau 5 kaki. Relay 5 kaki biasa disebut relay 87a karena ditengahnya ada kaki 87a. Empat kaki yang lainnya adalah kaki 30, 85, 86 dan 87. ada juga relay yang mempunyai 4 kaki namun tidak memiliki kaki 87, jadi hanya ada kaki 30, 85,86 dan 87a. ini biasa disebut relay pemutusan. Relay pemutusan biasanya dipasang di alarm mobil. Relay ini berfungsi memutus arus antara kontak IG dengan motor stater.
Kaki 30 biasa disambung dengan AKI, kaki 85 disambung dengan massa body/ chassis mobil, kaki 86 disambung dengan arus positif entah dari kabel klakson atau lampu dan kaki 87 akan mengeluarkan arus positif. Sedangkan kaki 87a merupakan kebalikan dari 87, jadi pada saat 30 diberi setrum dan 85 dikasi massa, maka 87a akan mengeluakan setrum. Namun pada saat 86 diberi setrum, maka 87a akan berhenti menghasilkan setrum dan 87 baru akan mengeluarkan setrum.
Bagaimana jika ingin 87 mengeluarkan arus negative seperti halnya pada klakson mobil? Cara nya cukup dibalikkan saja. Kaki 30 dan 86 diberi massabody, lalu 85 diberi setrum. Maka 87 akan menghasilkan arus negative. Mudahkan bro………….



Contoh : Device yang mau di hidupkan : electric Fan..anda ingin dia hidup jika ac hidup...nah..cara paling gampangnya nyuntik dari kabel kompresor ac kan..tetapi kabel dari kompresor ac itu sudah terbebani oleh daya yang digunakan oleh kompresor itu sendiri....apa bila dibebani lagi oleh electric fan..ditakutkan akan overload....maka dapat digunakan relay..sehingga load yang di ambil dari kabel kompresor sangat kecil karena hanya digunakan untuk menyalakan relay. (0,5 ampere) ...nah sedangkan beban untuk menghidupkan electric fan ditanggung oleh Relay tersebut...









Kegunaan utamanya adalah meningkat kan efisiensi elektris pada sebuah rangkaian kabel. Bingung ? he..he...
Contoh : Device yang mau di hidupkan : electric Fan..anda ingin dia hidup jika ac hidup...nah..cara paling gampangnya nyuntik dari kabel kompresor ac kan..tetapi kabel dari kompresor ac itu sudah terbebani oleh daya yang digunakan oleh kompresor itu sendiri....apa bila dibebani lagi oleh electric fan..ditakutkan akan overload....maka dapat digunakan relay..sehingga load yang di ambil dari kabel kompresor sangat kecil karena hanya digunakan untuk menyalakan relay. (0,5 ampere) ...nah sedangkan beban untuk menghidupkan electric fan ditanggung oleh Relay tersebut...
Jenis2 relay ada banyak di pasaran termasuk banyak merek yang ada. Kami tidak akan membahas Merek, tetapi akan diberikan pengetahuan mengenai tipe2 RELAY yaitu 4 Kaki dan 5 Kaki
CARA KERJA RELAY
Cara kerja relay sangat sederhana sehingga sangat sulit untuk di deskripsikan secara kata kata wkwkw....
Disini kita akan bahas relay pada umumnya...

Relay Segi (contoh : Hella, Bosch dll) (RELAY 4 KAKI)
relay terdiri dari 2 terminal trigger, 1 terminal input dan 1 terminal output.

Terminal trigger : yaitu terminal yang akan mengaktifkan relay..seperti alat electronic lainya relay akan aktif apabila di aliri arus + dan arus -. Nah pada contoh relaya yang kita gunakan terminal trigger ini adalah 85 dan 86.
Terminal input : yaitu terminal tempat kita memberikan masukan..pada contoh adalah terminal 30
Terminal output : yaitu tempat keluarnya output....pada contoh adalah terminal 87
kalau relay kaki 5 dengan terminal ditengahnya tidak ada huruf "a"nya (87) berarti ini sama saja dengan Relay kaki 4 biasa hanya saja outputnya sudah di cabangkan duluan...jadi bisa menyalakan dua aksesoris sekaligus.
Semoga Bermanfaat,




Penjelasan Gambar :

Terminal trigger pertama2 dihubungkan dengan arus plus (85) ..kemudian melalui saklar terminal 86 di berikan arus -, seketika setelah saklar di aktifkan ..maka relay akan aktif..kok bisa ?????
Sebenarnya terminal 85 dan 86 (terminal trigger) itu adalah ujung dari kumparan yang melilit pada sebuah inti besi..sesuai dengan hukum fisika apa gitu gue lupa...jika sebuah inti besi dililitkan kumparan dan pada kumparan tersebut dialiri arus listrik maka inti besi tersebut akan menghasilkan medan magnet.....
nah demikian juga yang terjadi disini..inti besi menghasilkan medan magnet (ditandai dengan warna ungu ) ...seketika setelah kumparan dialiri arus ...kemudian medan magnet yang terjadi di inti besi menarik bridge (warna hijau) yang terbuat dari logam.(biasanya besi)....

Nah ketika bridge ini tertarik maka terminal 30 dan 87 akan tersambung....sesuai dengan namanya bridge itu menghubungkan jurang antara 30 dan 87.
Saat ini lah dikatakan RELAY AKTIF

Saat relay aktif tinggal kita yang menggunakan jalan yang sudah tidak terpisah oleh jurang tadi untuk menghantarkan sesuatu...dari terminal input (30) ke terminal output (87).....jika sudah aktif begini apapun bisa di hantarkan dari 30 ke 87...contoh jika kita kasih arus + di 30 maka di 87 akan keluar arus + atau sebaliknya ....
sebagai contoh extreme jika kita kasih terminal 30 air maka di 87 akan keluar air.....he..he..contoh saja ..tapi kan gak mungkin air mengalir dalam logam padat....

Nah demikian penjelasan singkat...
mudah2an dapat dimengerti.....


Contoh aplikasi Relay : Relay Klakson

pada kendaraan dengan kabel klakson hanya satu..diman ground langsung di ambil dari body kendaraan...


jika tombol klakson di pencet maka dari kabel original mobil akan menghasilkan arus +, arus - sudah stand by maka seketika itu juga arus + dari 30 akan di teruskan ke klakson melalui terminal 87....

Dan masih banyak lagi contoh kegunaan relay...sangat sangat bermanfaat jika kita mengetahui dasar dari cara kerja relay..sehingga kita dapat dengan mudah mengaplikasikannya pada kebutuhan kita...




Ini salah satu contoh aplikasi Relay yang lumayan ribet..he.he......
Fungsi : Digunakan sebagai teknik mengamankan mobil...jadi mobil kita gak akan bisa di start kalau kita belum menyalakan lampu dim sekali....atau menginjak rem sekali.......(pilih salah satu mekanismenya bisa dim atau rem)





Ini menggunakan 3buah Relay...
Relay pertama digunakan untuk menerima trigger dari lampu dim/ rem..dan mempertahankan signal sekali tersebut sebagai trigger bagi relay yang lain..

Relay kedua digunakan untuk starter.hanya akan aktif jika dan hanya jika relay pertama dan relay ke tiga aktif. (syarat relay pertama aktif dilakukan sekali dim atau sekali injak rem yang dilakukan setelah kunci kontak ada pada posisi ON/IG)

Relay ketiga digunakan untuk membalikan polarity dari output Kunci kontak starter dari + menjadi -. Kemudian mengirimkannya ke relay kedua.



Ada pertanyaan ? bingung ? posting disini...
Ada yang salah tolong dikoreksi ya....
Ada yang lebih sederhana tolong dikasihtau ya......



Sumber 
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List