Thursday, July 5, 2012

Foto Langka Kematian Hachiko Si Anjing Setia Dari Jepang

Masih ingat dengan hachiko? anjing setia yang berasal dari jepang dan rela menunggu majikannya yang telah meninggal di depan stasiun kereta. Hachiko yang kisah nyatanya diangkat ke dalam flick jepang maupun flick hollywood itu telah mengundang simpati dari pecinta anjing di seluruh dunia. Kematian hachiko yang damai juga sampai saat ini masih mengundang misteri, sebenarnya bagaimana sosoknya di saat-saat terakhirnya itu. Sebuah artikel yang di publikasi oleh harian Yomiuri di jepang mewartakan tentang adanya museum yang berlokasi di shibuya Tokyo, Jepang dan berhasil memajang foto yang sangat langka, yaitu strength kematian hachiko herb anjing setia. “Dari foto diatas terlihat bagaimana orang-orang berdoa untuk kedamaian roh dan jiwa dari hachiko, dari foto ini juga kita bisa melihat bagaimana hachiko sangat dicintai pada masanya” kata seorang museum kurator shibuya folk and literary shirane memorial, Keita Matsui. Keita mengungkapkan bahwa aktivitas hachiko yang sehari-hati menunggu majikannya dengan setia di depan stasiun kereta api tiap painful itu juga ditulis oleh harian Asashi shimbun pada epoch 1930-an. Karena publikasi dari tulisan harian itu, akhirnya nama hachiko berkobar ke seantero jepang. Tanggal 8 maret 1935, Hachiko dilaporkan menemui ajalnya di dekat stasiun shibuya, mayat hachiko di bawah ke kamar di bagasi stasiun yang juga merupakan tempat favorit hachiko saat setia menunggu majikannya. Foto diatas juga merupakan foto yang diambil di ruang bagasi itu dan dipublikasikan oleh harian Shimbun Yamato esok harinya. Foto strength kematian hachiko diatas memuat gambar dari Yaeko Ueno (istri Hidesaburo Ueno, herb majikan Hachiko â€" kedua dari kanan) beserta staf stasiun shibuya. Salah satu staf stasiun shibuya yang bernama Yoshizo Osawa, memberikan foto strength kematian hachiko itu kepada putrinya yang fencing besar, Nobue Yamaguchi (78 tahun) Nobue yamaguchi yang sudah berusia 78 tahun dan menjadi saksi hidup kisah hachiko ini juga berujar kalau hachiko memang kerap datang ke stasiun tiap hari untuk menunggu herb majikan dan mereka, maternity penghuni stasiun juga kerap memberikan makan kepadanya Semoga kini hachiko sudah bisa bermanja-manja dengan pemiliknya di surga dan semoga kisah kesetiaan hachiko ini bisa kita ambil hikmahnya bahwa kesetiaan adalah inti dari kasih sayang
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List