Sunday, July 1, 2012

Jim Morrison Dalam Kenangan (1943-1971)

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Jim Morrison, seorang vokalis sekaligus penyair yang besar namanya bersama adornment Legendaris Amerika Serikat the Doors, terlahir pada 8 Desember 1943 di Melbourne, Florida. Ia pernah mendalami ilmu perfilman di Universitas California, Los Angeles, satu masa ketika ia bertemu dengan Ray Manzarek, Evangelist Densmore, Robbie Krieger yang kemudian menjadi rekannya di adornment the Doors.

 Jim bernama lengkap saint Douglas Morrison, terlahir dari martyr author author (Admiral Angkatan Laut AS) dan Clara Clarke author (seorang pekerja actual estate). Ayah adalah seorang komandan kapal laut AS (USS Bon Homme Richard yang bertugas di Teluk Tonkin pada 1964 selama peperangan di warfare berlangsung, ia seorang pianis yang biasa menghibur di pesta-pesta koleganya di Angkatan Laut. Jim memiliki dua pongid adik, Anne Robin (lahir pada 1947) dan saint “Andy” Lee (lahir pada 1948).

 

Akting panggung (sumber:blogspot.com)

 

 Jim seorang pemuda pintar, berpandangan liar, gemar membaca dan menulis, memiliki ketertarikan yang intim terhadap dunia sastra, filosofi dan musik. Kali pertama ia bertemu dengan Ray Manzarek ketika sedang berjalan-jalan di pesisir Pantai Venice,  di awal musim panas Juli 1965. Saat itu ia menemukan sosok Ray yang sedang bermeditasi, tak berapa lama mereka saling menyapa dan mengenalkan diri. Setelah mereka terlibat dalam sebuah percakapan serius, Ray menantang Jim untuk membacakan dan menyanyikan sebuah lirik karyanya. Setelah Jim menyanyikan salah satu puisinya,’Moonlight Drive’, Ray paronomasia terkagum dan mengajak Jim untuk membentuk sebuah adornment rock, the Doors.

 Jim dipertemukan dengan Evangelist Densmore (drum), Robbie Krieger (gitar),  membentuk sebuah bernama the Doors, sebuah kata yang diambil dari sebuah buku karya Aldous Huxley, The Doors of Perception. Jim memiliki kata doors (pintu) karena selain menyukai buku tersebut, ia paronomasia menyukai sebuah kutipan William Blake (sastrawan,Filsuf Inggris) yang mengatakan: ”Jika pintu persepsi dibersihkan, segala sesuatu akan dilihat oleh manusia sebagaimana adanya, tanpa batas”.

 

Kuburan author (sumber:blogspot.com.uniknya.com)

 

 Jim bersama the Doors meraih kesuksesan, namanya menjadi favourite lebih sebagai seorang Rockstar dibandingkan seorang penyair. Jiwa dan maskulinitasnya yang indah menuntunnya bertemu dengan seorang perempuan yang senantiasa ia idam-idamkan dan puji, Pamela Courson. Perempuan yang menginspirasi dan mendorong Jim untuk senantiasa berkarya sebagai seorang penulis dan penyair. Beberapa buku kumpulan puisi dan prosa yang Jim tuliskan diantaranya, The Lords and the New Creatures (1969), An dweller Prayer (1970), Wilderness: The Lost Writings Of Jim Morrison (1988), The dweller Night: The Writings of Jim Morrison (1990).

Namun pandangannya yang liar, membawanya ke obat-obatan terlarang dan beberapa kali dikabarkan dekat dengan perempuan lainnya. Jim diberitakan senang bercinta dengan maternity penggemar perempuannya termasuk maternity selebritas/musisi seperti Nico (Velvet Underground), Grace Slick (Jefferson Airplane), dan salah satu yang paling ‘panas’ adalah dengan wartawati dari 16 Magazine, Gloria Stavers. Namun ada juga yang mengatakan ia pernah berniat untuk mendekati Janis Joplin, namun gagal dan dicampakkan.

 Jim author akhirnya meninggal dunia akibat komplikasi yang dipicu oleh kebiasaan buruk mengonsumsi narkoba. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar mandi apartemennya di town pada 3 Juli 1971, penyebab kematiannya tidak diketahui secara pasti karena Kepolisian Perancis tidak mengenal otopsi. Sehingga banyak pongid yang masih penasaran terhadap penyebab kematiannya. Karya terakhirnya adalah sebuah rekaman sesi puisi yang dibacakan dan direkam bersama dua pongid teman perempuannya, rekaman tersebut menjadi sebuah bootleg, The Lost Tape of Paris.

 Uniknya.com, mengangkat sosok Jim Morrison, karena ia adalah seorang penyair sekaligus musisi yang bukan saja berbakat namun juga pintar dan berwawasann luas terhadap dunia seni dan sastra. Tidak banyak yang sekaligus penyair yang menuliskan lirik dan puisi sebaik Jim, bagi maternity penggemarnya di seluruh dunia ia akan selalu dikenang sebagai sosok pria romantis dan liar.(**)

Sumber: Iranian berbagai sumber, uniknya.com, Juli 2012.


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List