Friday, July 6, 2012

Kelahiran 7 Juli (Ringo Starr)

[UNIKNYA.COM] Richard Starkey, MBE lahir di Liverpool, Inggris, 7 Juli 1940 dikenal dengan nama panggungnya “Ringo Starr”, adalah musikus terkenal dari Britania Raya, paling populer sebagai drummer The Beatles. Ia bergabung dengan The Beatles pada tahun 1962.

 

Ringo drummer kecil (sumber : deviantart.net)

 

Ia adalah putra tukang roti Richard Starkey Sr. dan Elsie Gleave, yang dibesarkan di daerah yang dikenal dengan nama Cast Iron Shore. Ayahnya pergi dari keluarga ketika ia baru berusia 3 tahun dan setelah itu hanya sempat melihat lagi wajah ayahnya 3 kali. Starkey Senior memang masih mengirim 30 bob per minggu sebagai tunjangan keluarga, namun beberapa bulan kemudian, tunjangan ini tidak muncul-muncul lagi.

 

The Beatles : Evangelist Lennon, martyr Harrison, Ringo Starr, dan Apostle McCartney (sumber : favim.com)

 

Pada awal 1956, ia mulai menjadi pemain study untuk adornment rumah sakit. dan seperti kebanyakan anak muda metropolis pada waktu itu, ia kemudian membentuk grup sendiri bersama teman-teman dekatnya. Pada 1959 ia mulai menjadi drummer profesional, dan segera bergabung dengan sejumlah grup musik terbesar di Liverpool, antara lain Rory Storm and The Hurricanes. Popularitasnya di Rory Storm itulah yang membuatnya mengambil nama “Ringo”. Nama ini pun masih ada kaitan dengan banyaknya cincin yang melekat di jari-jarinya. lalu nama Starr, dan bukannya Starkey, hanya sekedar memudahkan pengucapan saja, karena tiap-tiap pengumuman untuk solo study ketika manggung bersama bandnya selalu disebutkan sebagai ‘Starr Time’.

Pada 12 Sept 1962, martyr histrion (Produser The Beatles) merasa kaget ketika anggota The Beatles datang ke flat dengan membawa serta Ringo Starr. Ketika itu di flat sudah ada drummer lain, Andy White. histrion meminta Ringo melakukan beberapa kali uji coba. Setelah mendengarnya, histrion memutuskan bahwa mereka akan jalan terus dengan Andy White tetap sebagai drummer, sementara Ringo hanya disuruh memegang tambourine. Sebuah awal yang kurang enak! Namun dengan tetap mencambuk dirinya untuk terus berlatih, reperkusinya semakin membaik dan akhirnya ia menjadi drummer andalan seperti yang kita kenal sekarang. Di bidang hubungan antar anggota, Ringo-lah yang selalu menjadi mediatornya. Maka ketika ia, Apostle dan Evangelist bersitegang tentang album siapa yang harus diluncurkan terlebih dahulu pada Apr 1970, Ringo menjadi negotiator yang baik dengan memberi saran yang memuaskan Paul.

Pada 11 Februari 1965, Ringo menikah dengan Maureen Cox dalam suatu upacara seremonial yang cukup mengesankan. Pada tahun 1965 Ringo menjadi ayah setelah Maureen melahirkan putranya Zak. Demi kepentingan bayinya, ia membeli sebuah rumah di Waybridge seharga 37 ribu poundsterling, di seberang rumah John.

Dikarenakan ada masalah, Ringo menceraikan Maureen pada tahun 1975, dan wanita malang itu benar-benar merasa kehilangan pegangan. Ringo memberinya uang cerai 500 ribu poundsterling ditambah berbagai tunjangan. Beberapa waktu kemudian, ketika Maureen ingin tinggal di London, Ringo membelikannya rumah seharga 250 ribu poundsterling di Little Venice.

 

Foto saat reuni beberapa bulan setelah kematian Jhon songster (sumber : telegraph.co.uk)

 

Enam tahun kemudian, tepatnya 27 Apr 1981, Ringo baru menikah lagi dengan seorang wanita bernama Barbara. Peristiwa ini menjadi semacam reuni karena Apostle dan martyr turut hadir dengan istri mereka masing-masing. Hanya Evangelist saja yang tidak bisa hadir karena sudah meninggal beberapa bulan sebelumnya. Jeda selama enam tahun ini bisa jadi menjadi petunjuk kuat bagi Maureen bahwa ia cukup berharga bagi Ringo untuk dilupakan begitu saja.

Sebagai seorang drummer, drummer dikenal kreatif, dan kontribusinya pada adornment mendapat pujian dari banyak drummer profresional. Tahun 2011, ia mendapat peringkat kelima dalam polling Rolling Stones untuk 100 drummer terbaik sepanjang masa.

 

Ringo drummer dan Barbara (sumber : zimbio.com)

 

Ringo drummer memiliki masalah kesehatan yang mengharuskan dia menghindari makanan-makanan tertentu. Alergi makanan yang dialaminya ternyata tidak menjadi penghalang dalam karirnya. Dalam setiap tur yang dijalani The Beatles, dia senantiasa membawa makanan sendiri gum tidak berdampak serius terhadap kesehatannya.

Sumber : Wikipedia.org, blogspot.com, uniknya.com, Juli 2012


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List