Friday, July 20, 2012

Pasutri - Malam Pertama Sakit Banget, Benar gak sih??? (Tips Malam Pertama)

Tips Menghindari Sakit di Malam Pertama? Wah..wah.. Katanya sich, kebanyakan wanita merasa kesakitan saat pertama kali bersenggama. Namun seks pada malam pertama tidak selamanya menyakitkan jika teknik yang dilakukan kedua belah pihak tepat. Agar tidak sakit, wanita butuh kesiapan psikologi dan rangsangan yang jitu.


Ketika melakukan seks untuk pertama kalinya, ada wanita yang merasa sakit pada bagian vaginanya ada juga yang tidak. Perbedaan itu terletak pada seberapa banyak cairan lubrikasi yang dihasilkan dan seberapa tegang hymen (selaput dara) wanita tersebut saat bersenggama.

Hymen atau selaput dara adalah selaput membran yang melindungi bagian depan vagina. Selaput dara tidak hanya bisa robek karena melakukan hubungan seksual, tapi juga karena berkuda atau kecelakaan yang melukai daerah tersebut.

Nyeri di daerah vagina juga bisa muncul saat cairan lubrikasi tidak keluar. Cairan lubrikasi pada wanita hanya akan keluar jika ia merasa terangsang, tapi jika ia sedang stres atau tegang, cairan itu tidak akan keluar.

Pakar andrologi dan seksolog, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS mengatakan bahwa rasa sakit seharusnya tidak muncul saat melakukan seks jika wanita sudah siap dan terangsang.

"Intinya kan hanya masalah siap atau tidak siap dan terangsang atau tidak terangsang saja. Kalau wanita sudah siap dan terangsang, pasti tidak akan sakit," ujar Prof Wimpie ketika dihubungi detikhealth, Selasa (2/2/2010).

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, malam pertama sepasang pengantin masih menjadi suatu ritual yang sakral. Pada malam itu, pengantin wanita melepas keperawanannya dengan berhubungan seks untuk pertama kalinya. Hymen yang selama hidupnya “menyegel” vagina pun robek.

Pertama, tenangkan diri sang wanita. Pastikan sang wanita bernafas secara normal (tidak tertahan atau susah untuk bernafas karena tegang). Sang pria dapat membantu dengan memperlakukan wanita dengan lembut, dan tidak terburu-buru untuk melakukan penetrasi.

Kedua, pastikan pasangan melakukan pemanasan (foreplay) yang cukup. Seks tidak hanya terbatas pada masuknya penis ke dalam vagina. Pasangan dapat melakukan rangsangan awal dengan ciuman, pelukan, pijatan, dan rabaan. Pemanasan ini akan membuat vagina wanita terlubrikasi dengan baik, dan membuat sang wanita makin tenang (yang akhirnya akan menurunkan ketegangan pada hymen).

Ketiga, lakukan peregangan pada hymen. Masukkan ujung jari yang sudah dibasahi (dengan ludah atau lubrikan yang steril) ke vagina. Kemudian, dorong ke arah bawah (ke arah anus) sampai sang wanita merasakan hymennya sedikit meregang, lalu tahan beberapa detik. Ulangi cara ini beberapa kali.

Lalu, masukkan dua buah jari ke vagina dengan posisi vertikal. Kemudian, tekan kedua sisi vagina (ke arah pinggul/kiri dan kanan). Jari telunjuk ke kanan, jari tengah ke kiri. Tahan beberapa detik. Lalu, dorong kembali hymen ke arah anus.

Dengan tenangnya sang wanita, vagina yang terlubrikasi, dan peregangan di atas, rasa sakit saat penetrasi pertama kali akan berkurang.


Sumber
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Blog List